DIALOG KONSELING
Dialog ini di susun
guna memenuhi tugasmata kuliah
Praktikum Bimbingan Konseling Pribadi
Dosen Pengampu :
Drs.H.Marsudi
Disusun
oleh:
Kelas:Acun
Elma Yuliani
Npm:10144200107
Kelas: A-6
PROGRAM STUDI
BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI
YOGYAKARTA
2012
Topik:
Bimbingan Konseling Belajar
Subtopik:
Sulit Berkosentrasi Saat Belajar
Deni
adalah seorang mahasiswa di salah satu universitas swasta di Yogyakarta. Ia
merasa bingung dan takut menghadapi situasi yang sedang dialaminya
itu.masalahnya yaitu Deni sulit berkosentrasi saat belajar disebabkan karena
lingkungan belajar yang tidak mendukung.Ia mengalami kesulitan untuk mengatasi
masalah tersebut dan ia takut jika masa depannya terbengkalai.Oleh sebab itu ia
datang kepada konselor untuk meminta bantuannya dalam memecahkan masalah
tersebut.
Tahap I
Klien :Asalamu’alaikum
Bu..(mengetuk pintu)
Konselor: Wa’alaikum salam,mari nak silakan masuk...
(berjabat
tangan,lalu dengan ramah menyilahkan duduk)
Klien: Terimakasih Bu...
Konselor: Wah,Ibu senang sekali berjumpa dengan
mu.Tampaknya seperti ada sesuatu yang penting,sehingga anda menemui ibu
(refleksi perasaan)
Klien: Iya bu,sebelumnya saya mohon maaf bu,apakah
ibu memiliki waktu luang pada hari ini?
Konselor: (sambil
melihat buku catatan yang ada dimejanya) Kebetulan hari ini ibu tidak punya
banyak kegiatan atau pun janji dengan orang lain,Bagaimana?Apakah kamu ingin
menyampaikan sesuatu pada ibu skarang?
Klien: (Mencoba memulai
pembicaraan) Sejujurnya saat ini saya sedang mempunyai masalah yang cukup
mengganggu pikiran saya bu...
Konselor: Kamu
menyampaikan bbahwa sedang menghadapi masalah yang cukup mengganggu
pikiranmu,jika kamu tidak keberatan cobalah untuk menceritakan permasalahan itu
pada ibu nak..
Klien: Sejujurnya saya
bingung bu,(sambil menunduk dan terdiam sejenak) saya bingung harus mulai
menceritakan permasalahan ini dari mana,karena permasalahan ini sudah
berlangsung selama beberapa hari bu....
Konselor: Masalah
tersebut sudah berlangsung selama beberapa hari,pasti Deni merasa sangat tidak
nyaman bukan?
Klien: Iya bu..,Ibu
benar memang itu yang saya rasakan hingga saat ini (dengan ekspresi wajah
sedih)
Konselor: Ibu bisa
mengerti bagaimana perasaanmu nak..,Oleh sebab itu ,cobalah kamu ceritakan pada
ibu,apa yang menjadi persoalan.
Klien: Jadi begini
bu.(Sambil merasa agak ragu untuk bercerita) Saya merasa kesulitan dalam
belajar bu,akhir-akhir ini saya sangat sulit berkonsentrasi saat belajar bahkan
minggu yang lalu nilai mata kuliah saya jelek bu...
Konselor: Lalu
bagaimana?
Klien: Saya benar-benar
merasa bingung bu,terkadang saya juga malu kepada teman-teman sekelas saya bu
Konselor: Jika boleh
ibu tahu,apa yang menyebabkan timbulnya perasaan seperti itu dan malu terhadap
teman-temanmu?
Klien: Saya malu karena
keadaan saya bu,Terkadang saya merasa kecewa dan bingung terhadap diri saya
sendiri bu,hari ini saya mendapatkan nilai yang jelek sedangkan teman saya
mendapatkan nilai bagus.
Konselor: Lalu jika
kamu merasa bingung dan kecewa pada dirimu sendiri serta malu terhadap
teman-temanmu,Apa yang biasannya kamu lakukan?
Klien: Saya lebih
banyak di kelas bu,saya merasa minder dengan teman-teman saya yang prestasinya
sangat bagus,terkadang saya juga sering melamun sendiri bu...
Konselor: Ibu sangat
memahami bagaimana perasaanmu nak,tetapi apakah dengan kamu menjauh dari
teman-teman dan hanya terdiam didalam kelas menjadikan perasaanmu merasa lebih
baik?
Klien: Tentu saja tidak
bu..,saya merasa takut bu jika saya tidak dapat menyeimbangi kepintaraan
teman-tenan saya bu..,dan saya juga takut jika tidak dapat mengikuti materi
perkuliahan dengan baik bu..
Konselor: Baiklah
nak,tetapi sebelum kita lanjutkan pembicaraan ini.Jika ibu tidak salah dalam
memahami permasalahanmu,tadi kamu mengatakan bahwa kamu merasa kesulitan dalam
belajar kemudian baru saja kamu juga mengatakan bahwa kamu malu terhadap
teman-temanmu karena khawatir tidak dapat menyeimbangi dan mengikuti materi
perkuliahan dengan baik,sebenarnya yang manakah yang menjadi permasalahan
paling penting dan mengganggu pikiranmu nak..?
Klien:
Sebenarnya......ya semua bu,karena kedua permasalahan ini benar-benar membuat
saya merasa terbebani bu,tetapi memang yang paling penting sebenarnya adalah
masalah yang berkitan dengan kesulitan belajar saya bu,keadaan ini sungguh
membuat saya takut akan masa depan saya bu,saya takut jika tidak dapat berhasil
dalam kuliah ini bu..,saya juga tidak ingin membuat kedua orang tua saya kecewa
bu.
TAHAP II
(pertengahan konseling)
Koselor: Baiklah
nak,ternyata kamu sudah mampu memahami permasalahan yang sedang kamu hadapi
Klien:Ya bu,saya sudah
paham akan tetapi terkadang saya masih bingung bu,apa yang harus saya lakukan
untuk menghadapi permasalahan ini?
Konselor: Sekarang
begini nak,sebenarnya yang menjadi niat dan tujuanmu mengikuti perkuliahan
dikampus ini adalah untuk belajar dan menuntut ilmu bukan?
Klien: Ya bu,itu memang
menjadi tujuan saya kuliah dikampus ini menuntut ilmu dan belajar sebagai bekal
masa depan saya kelak bu..
Konselor: Kamu
mempunyai niat dan cita-cita yang bagus nak,Ibu sangat senang mengetahui niat
itu,lalu sudahkah kamu memiliki cara untuk mengatasi permasalahan itu?
Klien: Saya benar-benar
masih bingung bu.oleh sebab itulah saya datang menemui Ibu meminta bantuan
untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini.
Konselor: Baiklah
nak,jadi begini,Ibu dapat memahami bahwa keadaan yang seperti ini bukanlah hal
yang mudah untuk dijalani.Akan tetapi sesungguhnya kamu tidak perlu merasa malu
dengan keadaan saat ini,kamu harus tetap semangat dalam memperbaiki cara belajarmu.
Klien: Kenapa begitu
bu..?
Konselor: Coba sekarang
kamu kita pikirkan dan renungkan hal ini bersama-sama,kamu masih diberi
kesempatan untuk dapat mengikuti kuliah dikampus ini,bukankah itu hal yang
sangat luar biasa?tidak semua orang memiliki kesempatan itu,kesempatan untuk
menempuh pendidikan lanjutan,banyak anak-anak diluar sana ingin meneruskan
pendidikan mereka ke perguruan tinggi,tetapi gagal disebabkan oleh banyak
faktor yang menjadi penyebabnya.Tetapi tidak demikian halnya denganmu,kamu
masih dapat kuliah dengan lancar sampai saat ini,bukan begitu nak..?
Klien: Iya bu..,apa
yang ibu sampaikan memang benar..
Konselor: Ibu yakin
jika kamu berusaha semaksimal mungkin kamu akan dapat mencapai tujuanmu dan
mewujudkan cita-citamu nak...Jangan merasa malu dengan temanmu,kamu pasti bisa
memperbaiki prestasimu nak..,teruslah belajar dan biasakan menyesuaikan
lingkunganmu nak agar dapat berkonsentrasi dengan baik saat kamu belajar
nak..,serta mintalah dukungan pada kedua orang tuamu untuk tidak menyalakan tv
saat kamu belajar bila memang itu menjadi salah satu faktor kamu tidak dapat
belajar secara maksimal.
Klien:Iya bu mulai saat
ini saya akan melakukan seperti yang Ibu katakan.Tapi bagaimana saya harus
menghilangkan rasa malu saya dalam bergaul dengan teman-teman saya bu..?
Konselor: Ibu rasa,tak
akan ada masalah yang berarti nak..,karena segala sesuatu tergantung pada diri
kita sendiri,jika kita mampu membawa diti kita dengan baik,maka semua orang pun
akan menerima kehadiran kita dengan baik.Cobalah untuk membuka diri nak dengan
bergaul kepada teman-temanmu dan bergabung dengan teman-temanmu.Jangan menarik
diri dari mereka nak...,Karena dengan kamu menghindar itu tidak akan
menyelesaikan masalah nak..,
TAHAP III
(Akhir
Konseling)
Klien: Baik bu..,saya
akan mencoba untuk melaksanakan saran yang telah Ibu brrikan,meskipun mungkin
saya sangat butuh waktu yang cukup lama bu..
Konselor: Iya memang
nak,segala sesuatu tidak ada yang instan semua butuh proses nak,dilakukan
secara bertahap serta pelan-pelan nak,untuk memperoleh hasil yang maksimal.
Klien: Iya
bu..,sekarang saya sudah tahu dan mengerti apa yang harus saya lakukan bu..
Konselor: Memang harus
begitu nak,cobalah rubah cara belajarmu nak agar setiap belajar dapat
memperoleh hasil yang baik.mulai besok lakukanlah belajar dipagi hari setelah
menunaikan ibadah solat subuh,karena udara dipagi hari dan suasana dipagi hari
sangat sejuk dan tenang itu sangat berpengaruh pada proses belajar sebab disaat
pagi hari pikiran kita masih fres dan tidak terbebani oleh hal-hal yang lain.
Klien: Iya bu..,mulai
besok pagi saya akan mencoba hal itu.saya akan belajar dipagihari bu..,karena
dimalam hari saya sangat sulit untuk berkonsentrasi saat belajar,sehingga
prestasi saya sangat menurun bu..
Konselor: Yakinlah nak
kamu pasti akan bisa berhasil dan dapat
meningkatkan prestasimu kembali nak..,setiap manusia pasti mengalami suatu
masalah nak.Tapi jangan jadikan masalah itu sebagai keminderan tapi jaadikanlah
suatu cambuk untuk tetap terus maju dan menjadi lebih baik lagi nak.
Klien: Iya bu..,memang
benar yang ibu katakan,saya benar-benar sudah mengerti bu..,bahwa saya harus
menerima semua dengan ikhlas dan terus belajar agar dapat menggapai cita-cita
saya bu..
Konselor: Syukurlah
nak,kamu sekarang sudah tahu apa yang harus kamu lakukan,sekarang bagaimana
perasaanmu nak setelah menyampaikan semua permasalahanmu pada Ibu..?
Klien: Saya sudah merasa
lega bu,dengan saya bercerita kepada Ibu,beban saya menjadi berkurang,saya
sudah merasa lebih tenang bu.
Konselor: Apakah ada
lagi yang ingin kamu sampaikan nak..?
Klien: Saya rasa tidak
bu,terimakasih banyak atas nasehatnya bu dan atas waktu yang telah ibu berikan
kepada saya,saya mohon pamit dulu bu.
Konselor: Baiklah
nak..,sama-sama nak..
Klien: Permisi
bu..,selamat siang..(berjabat tangan)
Konselor: Ya
nak,selamat siang.